Tempat Misterius

Boneka Setan Okiku (Misteri Boneka Yang Rambutnya terus Tumbuh)

Okiku (Boneka Hantu Jepang)

Menurut penuturan orang yang pernah melihat boneka ini, boneka ini memang seram dengan segala nuansa non logisnya. Bagaimana bisa benda mati bisa menumbuhkan rambutnya terus menerus.
Hampir seperti jenglot, boneka ini benar-benar di luar nalar. Seorang peneliti jepang mengungkapkan bahwa dari hasil uji forensik rambut yang ditumbuhkan boneka ini sama persis dengan rambut pada anak usia 10 tahun.

Nama Okiku ini diambil dari seorang anak yang sedang bermain dengan boneka dengan ukuran tinggi 40 sentimeter, berpakaian kimono dengan mata hitam seperti manik-manik dan rambut yang lebat. Boneka Okiku telah ada di kuil Mannenji di kota Iwamizawa Prefektur Hokkaido) sejak tahun 1938.
Awalnya boneka ini dibeli tahun 1918 oleh seorang pemuda bernama Eikichi Suzuki di sapporo, Di sana ia melihat sebuah boneka cantik Jepang dengan Kimono. Boneka ini dibeli Eikichi untuk adiknya yang berumur 2 tahun yang bernama Okiku, anak ini sangat menyenangi boneka ini dan memainkannya setiap hari.
Tapi sayang, Okiku meninggal tak lama setelah itu karena demam. Kemudian pada saat pemakamannya, Keluarga ingin memasukkan boneka ke dalam peti mati-nya tapi entah mengapa mereka lupa. Keluarga gadis tersebut kemudian menempatkan boneka itu di altar rumah tangga dan berdoa untuk setiap hari dalam rangka memperingati Okiku.
Beberapa waktu kemudian, mereka melihat rambut mulai tumbuh.Menurut cerita ini merupakan roh dari gadis itu yang berlindung di dalam boneka itu.
Tahun 1938 keluarga Suzuki pindah ke shakalin, boneka okiku akhirnya dititipkan di kuil Mannenji di Hokkaido. Menurut pendeta di kuil itu, boneka tradisional jepang selalu berambut pendek, dia juga membenarkan kalau rambut boneka okiku terus memanjang, walaupun dipotong terus secara berkala, tapi rambutnya tumbuh terus. Menurut kuil, boneka tradisional awalnya memiliki rambut dipotong pendek, tapi seiring waktu terus bertambah panjang sekitar 25 sentimeter, hingga ke lutut boneka.Meskipun rambut boneka ini dipotong secara berkala , namun menurut cerita rambut tersebut tumbuh lagi.
Cerita ini telah menginspirasi berbagai macam film-film horor jepang populer salah satunya adalah film Haunted School. Selengkapnya...

Misteri Pembunuhan Smith Bersaudara

Baru saja saya membaca sebuah entri baru di blog favorit saya. Isinya adalah artikel mengenai kasus pembunuhan misterius di keluarga Smith. Berikut ini kisahnya:

Kisah misteri berawal dari email misterius yang diterima John Smith. Si pengirim mengaku sebagai kedua kakak John. Mereka mengatakan, tahun 1993 mereka tinggal dirumah yang sama dan kamar tidur John adalah bekas kamar tidur mereka. Kehidupan mereka bahagia, hingga suatu malam terjadi peristiwa misterius.
Di lampiran email tersebut, berisi scan sebuah berita koran tua.
“Pada tahun 1993, dua kakak beradik dibunuh secara brutal di komunitas kota kecil Plainfield, Wisconsin. Lisa Smith, 19 dan Sarah Smith, 15 tahun diserang di rumah orang tua mereka pada malam 17 November, sekitar jam 01:30. Kedua gadis Smith sedang berbaring di tempat tidur ketika seorang pembunuh gila masuk ke rumah. Tidak ada yang mendengar mereka berteriak.
Di pagi hari, orang tua mereka menemukan mayat kedua anaknya tersembunyi di lemari kamar tidur. Mereka telah dikuliti hidup-hidup. Pembunuh menghilang dan tidak dapat ditemukan. Mereka telah dibunuh secara anonim. Polisi melakukan penyelidikan mendalam, tetapi tidak berhasil mengungkap kasus ini. Motif atas serangan itu tidak pernah ditemukan, begitu juga identitas pembunuh masih menjadi misteri. Polisi hanya menemukan serangkaian email aneh di komputer Lisa. Kasus ini ditutup pada bulan Oktober 2000. ”
Dalam email tersebut, pengirim yg mengaku sebagai kakak2 John mengatakan mereka marah karena kasus tersebut ditutup dan orang2 lupa pada mereka. Mereka marah karena orang tua mereka juga ingin melupakan mereka dan tidak pernah menceritakan keberadaan mereka pada John.
John Smith tidak percaya dengan email tersebut, dan memberinya balasan "Pergilah ke neraka!". Lima menit kemudian muncul email balasan “Jika kamu tidak percaya kami, lihat di lemari kamar tidur.” Konon itulah email terakhir yang diterima John, sebab esok harinya mayat John ditemukan di lemari dalam kondisi dikuliti  Di lantai lemari, polisi menemukan pesan samar, diukir di kayu. Pesan ini bertuliskan “Lisa dan Sarah – 1993″. Di bawahnya, adalah ukiran lain yang berbunyi “John 2007″.
Sepertinya John Smith dibunuh oleh hantu kakaknya.
Kisah yang menarik bukan? Apakah kalian percaya?

Saya yakin kalian tidak akan selugu itu untuk langsung percaya. Kisah tersebut hanyalah salah satu versi dari urban legend 'Smith Sisters Murdered Anonymously'. Dibandingkan kisah yang beredar dalam bahasa linggis, ada sedikit perbedaan, antara lain:
  • Dijelaskan bahwa kedua bersaudara dibunuh setelah salah satu dari mereka chatting dgn seorang pria yang mengaku sebagai penggemar rahasia, melalui instant messenger.
  • John Smith diceritakan lahir 2 tahun setelah pembunuhan terjadi, dan ia berumur 12 tahun saat diberitahu keberadaan kakaknya (dalam hal ini bukan lewat email, tapi instant messenger)
  • Akhir ceritanya adalah John Smith menemukan mayat kedua orang tuanya esok pagi dan sebuah ukiran dibawah mayat bertuliskan "AKU SUDAH BILANG AKU TIDAK BERBOHONG, AKU SAYANG AYAH DAN IBU... TAPI MEREKA MERAHASIAKANKU. AKU TIDAK BISA MEMPERCAYAINYA. WELL, AKU BEBAS DARI DUNIA YANG DINGIN INI. AKU TIDAK INGIN MELUKAIMU SEBAGAIMANA MEREKA MATI. AKU MENYAYANGIMU. -LISA SMITH"
Kisah ini jelas-jelas hanya isapan jempol karena:
  1. Instant messenger belum eksis pada tahun 1993, Yahoo messenger baru di launch pada 1998.
  2. John Smith lahir 2 tahun setelah pembunuhan, pembunuhan tersebut terjadi pada akhir 1993, jadi diperkirakan John lahir pada 1996, saat ia berumur 12 tahun berarti tahun 2008. Dan ini adalah sebuah kesalahan karena kisah aslinya beredar tahun 2005.
Kalau kalian membaca versi aslinya, akan lebih banyak kejanggalan yang bakal kalian temukan. Kisah yang tertulis diatas kemungkinan besar telah diedit. Lihat foto yang dipasang, diceritakan Lisa berumur 19 tahun dan Sarah 17 tahun saat pembunuhan terjadi, foto gadis kecil itu nampak seumuran, dan jika mereka hidup sampai remaja, kenapa yang dipasang foto anak kecil? ganjil bukan. Selengkapnya...

10 Fenomena Aneh dalam Pikiran Manusia

Pikiran adalah hal yang indah, ada banyak hal yang tetap menjadi misteri sampai hari ini. Ilmu pengetahuan dapat menjelaskan fenomena aneh, namun tidak dapat menjelaskan asal-usul mereka. Walaupun banyak dari kita yang sudah familiar dengan satu atau dua dari daftar fenomena aneh yang saya tulis, namun lebih banyak yang tidak kita ketahui. Ini adalah daftar sepuluh fenomena pikiran yang aneh.

10. Deja Vu 
Deja vu adalah perasaan yakin bahwa anda telah mengalami atau melihat situasi yang sebenarnya baru saja anda alami. Anda merasa seolah peristiwa tersebut telah terjadi atau terulang lagi. Pengalaman ini biasanya disertai dengan rasa akrab, seram, atau aneh. Deja vu biasanya dihubungkan dengan mimpi, tapi kadang-kadang ada kemungkinan bahwa hal itu memang benar-benar terjadi di masa lalu.


9. Déjà Vécu
Déjà vécu adalah apa yang kebanyakan orang alami ketika mereka berpikir mereka mengalami deja vu. Deja vecu muncul dengan sangat rinci, seperti mengenali bau dan suara. Hal ini juga biasanya disertai perasaan yang sangat kuat untuk mengetahui hal apa yang akan datang berikutnya. Orang yang mengalami perasaan ini biasanya tidak hanya tahu apa yang akan terjadi berikutnya, tapi juga mampu memberitahu orang disekitarnya apa yang akan terjadi. Menurut yang pernah mengalaminya, Deja vecu adalah sensasi menakutkan dan tidak bisa dijelaskan. (Mungkin rasanya seperti yang dialami tokoh utama film Final Destination)

8. Déjà Visité
Deja visite adalah pengalaman yang kurang umum dan melibatkan pengetahuan luar biasa dari sebuah tempat baru. Contohnya, anda mungkin tahu jalan di kota baru meskipun anda belum kesana sebelumnya, dan bahwa sebenarnya tidak mungkin bagi anda untuk mengetahuinya. Deja visite adalah tentang hubungan spasial dan geografis. Nathaniel Hawthorne menulis tentang pengalaman ini dalam bukunya “Our Old Home”__Rumah Lama Kami__ dimana ia mengunjungi sebuah kastil hancur dan memiliki pengetahuan tentang tata letaknya.

7.  Déjà Senti
Deja senti adalah fenomena "telah merasakan" sesuatu. Ini adalah fenomena mental yang eksklusif dan jarang dalam memori anda. Menurut orang yang telah mengalaminya: "Apa yang menjadi perhatian adalah bahwa hal itu telah berlangsung sebelumnya, dan memang sudah familiar, namun telah dilupakan selama beberapa waktu, dan sekarang pulih. Ingatan tersebut selalu dimulai dengan suara orang lain, atau oleh pikiran saya sendiri, atau dengan apa yang saya baca dan terucap dalam pikiran. Dan saya memikirkannya selama keadaan aneh yang biasanya aku ucapkan seperti 'oh ya,, aku tahu', 'tentu saja-aku ingat', dll tapi satu atau dua menit kemudian, aku dapat mengingat baik kata-kata atau pikiran yang memunculkan ingatan. Saya hanya menemukan bahwa mereka sangat menyerupai apa yang saya rasakan sebelumnya dalam kondisi abnormal yang sama"
Kalian bisa menganggapnya sebagai perasaan yang baru dikatakan, kemudian menyadari, bahwa kalian tidak mengucapkan apapun.


6. Jamais Vu
Jamais vu (tak pernah tahu) menggambarkan situasi akrab yang tidak diakui. Hal ini sering dianggap kebalikan dari deja vu dan melibatkan rasa ngeri. Pengamat tidak mengenali situasi rasional meskipun tahu bahwa mereka telah ada sebelumnya. Hal ini umumnya dijelaskan sebagai ketika seseorang sesaat tidak mengenali kata, orang, atau tempat yang mereka tahu. Chris Moulin dari Leeds University meminta 92 relawan untuk menulis 'pintu' 30 kali dalam 60 detik. Dia melaporkan bahwa 68% dari relawan menunjukkan gejala Jamais vu, seperti mulai ragu bahwa 'pintu' adalah kata yang nyata. Hal ini yang memberinya ide bahwa Jamais vu mungkin gejala dari kelelahan otak.


5. Presque Vu
Presque Vu sangat mirip dengan sensasi "di ujung lidah". Misalnya seorang teman anda bertanya judul film yang kemarin malam anda tonton. Anda tahu judul film tersebut, namun saat teman anda bertanya, judul film tersebut entah nyempil dimana dalam otak anda hingga anda tidak bisa menyebutkannya, padahal anda tahu bahwa anda tahu. Ada perasaan yang kuat bahwa anda pasti bisa mengingatnya dengan segera, namun sebenarnya hal tersebut jarang terjadi. Presque vu artinya hampir melihat, alih-alih menakutkan sensasi ini lebih tepat disebut mengganggu.


4.  L’esprit de l’Escalier
L'esprit de l'escalier (kecerdasan tangga) adalah rasa berpikir yang cerdas ketika sudah terlambat. Hal ini biasanya digunakan untuk membalas hinaan, atau komentar cerdas yang datang terlambat ke pikiran kita. Saat lawan bicara tadi sudah pergi, kita baru terpikir sebuah balasan atau komentar cerdas yang mungkin membuatnya kalah. Sering terpikir "Harusnya aku ngomong begini tadi..." Fenomena ini biasanya disertai oleh perasaan menyesal karena tidak terpikir balasan yang palaing pintar pada saat yang dibutuhkan.


3.  Capgras Delusion
Delusi Capgras adalah fenomena dimana seseorang percaya bahwa teman dekat atau kerabatnya telah digantikan oleh penipu yang identik. Hal ini terikat ke kepercayaan lama bahwa bayi yang dicuri akan diganti dengan  changeling dalam cerita rakyat abad pertengahan, serta gagasan modern alien telah mengambil alih tubuh orang di bumi untuk hidup di antara manusia dengan alasan yang tidak diketahui. Khayalan ini paling umum pada orang dengan skizofrenia tetapi dapat terjadi pada gangguan lainnya.

2. Fregoli Delusion
Delusi Fregoli adalah fenomena otak yang jarang terjadi, dimana seseorang yakin bahwa orang berbeda yang ditemuinya, pada kenyataannya, adalah orang yang sama dalam berbagai penyamaran. Hal ini sering dikaitkan dengan paranoia dan keyakinan bahwa orang yang sedang menyamar sedang mencoba untuk menganiaya mereka. Kondisi ini dinamai setelah aktor Italia Leopaldo Fregoli menunjukkan aksinya untuk berubah penampilan dengan cepat selama pertunjukkannya. Khayalan Fregoli pertama kali dilaporkan pada tahun 1927 dalam studi kasus seorang wanita 27 tahun yang percaya dia sedang dianiaya oleh dua aktor yang sering dilihatnya di teater. Dia percaya bahwa orang-orang mengejarnya, menyamar sebagai orang yang dia tahu.

1. Prosopagnosia
Prosopagnosia adalah fenomena di mana seseorang tidak mengenali wajah orang atau benda yang seharusnya mereka tahu. Orang yang mengalami gangguan ini biasanya dapat menggunakan indra lain untuk mengnali orang - seperti parfum, bentuk atau gaya rambut, suara mereka, atau bahkan gaya berjalan mereka. Sebuah kasus klasik dari gangguan ini disajaikan dalam buku terbitan 1998 yang berjudul "Orang yang Mengira Istrinya adalah topi"

listverse
Selengkapnya...

Vampir Cina: Penciptaan dan Keberadaannya

Vampir Cina dalam bahasa aslinya lebih dikenal sebagai Jiang Shi atau Chiang-Shih. Pada dasarnya vampir Cina ini lebih dikenal sebagai zombie yang dikendalikan dengan mantra. Di Korea vampir ini dikenal dengan sebutan Gangshi, sedangkan di Jepang disebut Kyonshi. Menurut legenda, pada siang hari vampir cina (Jiang Shi) terletak dalam peti mati atau bersembunyi di tempat gelap seperti gua. Pada malam hari mereka bergerak di sekitar dengan melompat dan tangan terentang. Membunuh mahkluk hidup untuk menyerap Qi (esensi kehidupan) mereka.


Bagaimana Vampir Cina diciptakan
Xiaolan, seorang sarjana pada Dinasti Qing menyebutkan dalam bukunya bahwa penyebab dari mayat yang menjadi vampir/zombie dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok: 1) Orang yang baru saja mati kembali ke kehidupan, 2) Mayat yang lama terkubur namun tidak membusuk. Beberapa penyebab dijelaskan di bawah ini:
  • Komposisi kimia tanah pemakaman tidak cocok untuk organisme hidup sehingga bakteri tidak hadir untuk membantu proses pembusukan. Rambut dan kuku mayat tampak tumbuh dan tidak ada tanda dari dekomposisi. Jika tidak ditangani, mayat akhirnya menjadi Jiangshi/vampir/zombie dari waktu ke waktu. (Sebenarnya, daging mayat berkontraksi dan menarik, sehingga rambut dan kuku yang awalnya tersembunyi dibawah daging menjadi terbuka, menciptakan ilusi tumbuhnya rambut dan kuku)
  • Penggunaan kekuatan supranatural untuk menghidupkan kembali orang mati.
  • Roh menempati tubuh orang mati.
  • Mayat menyerap Yang Qi (energi Yang) cukup banyak sehingga bisa kembali pada kehidupan.
  • Tubuh sesorang diatur oleh tiga Hun dan tujuh Po. Dalam sebuah buku cendekiawan Dinasti Cing disebutkan bahwa "seseorang Hun-nya baik, tapi Po-nya jahat, Hun-nya cerdas tapi Po-nya bodoh" Para Hun meninggalkan tubuhnya setelah mati setelah mati sedang Po-nya tetap dan mengambil kendali tubuh sehingga orang tersebut menjadi vampir/ jiangshi.
  • Orang mati tidak segera dikuburkan bahkan setelah upacara pemakaman telah dilaksanakan. Mayat itu datang ke kehidupan setelah disambar petir, atau ketika kucing hamil (kucing hitam di beberapa cerita) melompati peti matinya.
  • Ketika jiwa seseorang gagal meninggalkan tubuhnya karena kematian yang tidak benar, bunuh diri, dibunuh, atau hanya ingin menimbulkan masalah.
  • Seseorang yang terluka (digigit) oleh Jiangshi akan terinfeksi dengan "virus jiangshi" dan secara bertahap berubah menjadi Jiangshi, seperti yang sering kita lihat dalam film vampir cina.
Penampakan Vampir Cina
Umumnya penampilan jiangshi berkisar dari biasa-biasa saja (seperti dalam orang yang baru saja mati) hingga mengerikan (seperti mayat yang telah membusuk selama beberapa lama). Penampilan Jiangshi dengan kulit hijau-keputihan memang nampak aneh, diduga hal itu berasal dari jamur yang tumbuh di mayat. Dikatakan pula Jiangshi memiliki rambut putih panjang diseluruh kepala dan mungkin berperilaku seperti hewan. Pengaruh cerita vampir barat membawa aspek menghisap darah dan dikombinasikan dengan konsep hantu yang lapar pada cerita vampir cina modern, meskipun sebenarnya Jiangshi lebih menyerupai zombie ketimbang vampir.


Sejarah mengapa Vampir Cina/ Jiangshi diciptakan

Sebuah sumber menyebutkan Jiangshi berasal dari praktek kaum "mengangkut mayat lebih dari seribu li", dimana anggota keluarga tidak mampu membayar orang untuk mengangkat mayat-mayat yang meninggal jauh dari rumah, kemudian meminta Imam Tao untuk mengajarkan mayat-mayat naik kaki mereka sendiri ke kampung halaman demi penguburan yang layak. Para Imam akan membawa Jiangshi tadi hanya pada malam hari dan membunyikan lonceng sebagai peringatan bagi pejalan karena dianggap sial bagi orang hidup untuk melihat Jiangshi.
Namun beberapa pihak berspekulasi bahwa cerita tentang Jiangshi awalnya dibuat oleh penyelundup yang menyamarkan kegiatan ilegal mereka sebagai pembawa mayat untuk menakut-nakuti penegak hukum

Praktek Jiangshi di Indonesa
Di Indonesia sendiri juga ada praktek membuat mayat berjalan sendiri, tepatnya di Toraja. Berikut kutipan informasinya:
Di samping mayat yang anti busuk, ada pula mayat yang bisa berjalan diatas kedua kakinya, bagaikan orang hidup yang tidak kurang suatu apa. Kalau mau dicari juga perbedaannya, ada, tapi tak begitu kentara. Konon menurut Tampubolon, sang mayat berjalan kaku dan agak tersentak-sentak.
Dan dalam perjalanan itu ia tidak bisa sendirian, harus ditemani oleh satu orang hidup yang mengawalnya sampai ke tujuan akhir yaitu rumahnya sendiri. Mengapa harus demikian?
Ceritanya begini. Orang-orang Toraja biasa menjelajah daerahnya yang bergunung-gunung hanya dengan berjalan kaki. Dari jaman purba sampai sekarang tetap begitu. Mereka tidak mengenal pedati, delman, gerobak atau semacamnya. Nah dalam perjalanan yang berat itu kemungkinan jatuh sakit dan mati selalu ada.
Supaya mayat tidak sampai ditinggal di daerah yang tidak dikenal (orang Toraja menghormati roh setiap orang yang meninggal) dan juga supya ia tidak menyusahkan manusia lainnya (akan sangat tidak mungkin menggotong terus-menerus jenasah sepanjang perjalanan yang makan waktu berhari-hari), maka dengan satu ilmu gaib, mungkin sejenis hipnotis menurut istilah jaman sekarang, mayat diharuskan pulang berjalan kaki dan baru berhenti bila ia sudah meletakkan badannya di dalam rumahnya sendiri.

Tulisan diatas dimuat di internet oleh torajacybernews.blogspot.com dan disitu disebutkan kalau tulisan ini adalah saduran dari sebuah tulisan lama bertanggal 19 Februari 1972. Sebenarny tulisan tersebut ditulis dengan ejaan lama, namun saya tulis ulang dengan ejaan baru agar kalian tidak bingung saat membacanya.

Nah bagaimana menurut kalian? Bagi yang selalu mengira 'mayat hidup' itu cuma dongeng, coba pikir-pikir lagi. Karena bukan hanya satu atau dua kebudayaan yang konon memilikinya.


Selengkapnya...

Memahami Fenomena Poltergeist (Gangguan Hantu)

Sejak lama kita telah mengenal adanya fenomena aneh seperti rumah hantu, pertanda-pertanda kemunculan hantu dan sebagainya. Poltergeist bisa dikatakan membawa kejadian-kejadian aneh tersebut. Poltergeist dalam bahasa Jerman diterjemahkan sebagai "roh yang berisik" atau "hantu yang berisik". Parapsikolog menyebut fenomena ini sebagai "Recurrent Spontaneous Psychokinesis" (RSPK). Namun, fenomena apakah sebenarnya poltergeist itu? Bisakah dinalar secara logika?

Fenomena Poltergeist memiliki beberapa karakteristik umum antara lain:
1. Barang-barang yang bergerak sendiri, bahkan benda-benda yang berat
2. Pintu dan jendela yang dibuka/ditutup oleh mahkluk tak kasat mata
3. Suara erangan, jeritan, ledakan, tumbukan, goresan, ketukan di lantai, pintu, dan dinding.
4. Langkah-langkah berat
5. Tempat tidur yang bergetar
6. Bau busuk
7. Kebakaran misterius
8. Gangguan fungsi peralatan listrik
9. Penampakan dan bahkan serangan fisik
10. Lemparan batu, bata, bahkan kotoran.

Poltergeist
Tanda pertama yang biasanya muncul dalam kejadian poltergeist adalah lemparan batu, rumah-rumah korban dibombardir oleh batu atau bata kadang selama beberapa hari (atau bahkan minggu) sebelum fenomena tak terjelaskan yang lain muncul. Aktivitas poltergeist sangat mungkin menjadi dalang kekacauan di Rumah Hantu Amityville.

Poltergeist dalam Sejarah
Sebuah point yang sangat penting tentang fenomena poltergeist adalah bahwa ia telah muncul sepenjang sejarah dalam banyak budaya dan umumnya memiliki karakteristik yang sama. Sejarawan pada abad pertama Yahudi, Josephus, menggambarkan fenomena "kepemilikan" yang saat ini lebih dikenal sebagai poltergeist. Jacob Grimm, menulis dalam bukunya Deutsche Mythologie, menjelaskan sejumlah kasus, termasuk didalamnya  kejadian mengenai batu-batu yang dilemparkan, orang ditarik keluar dari tempat tidur, terdengar ketukan dan suara keras, dll. Pendeta dan penulis Giraldus Cambernsis menggambarkan sebuah rumah di Pembrokshire yang dihuni roh jahat, dikatakannya banyak benda yang dilempar, pakaian yang dicabik-cabik, dan 'roh' bahkan bicara secara terbuka tentang rahasia2 orang.
Selama beberapa ratus tahun terakhir, lebih banyak kasus terkenal yang terjadi, termasuk kasus  'Tedworth Drummer' di Inggris pada 1661, dimana sebuah drum yang dimiliki seorang pengemis yang sedang dipenjara bermain sendiri ditemani fenomena lain seperti kursi yang dilempar, tempat tidur dengan pelayan di atasnya tiba-tiba terangkat, dan banyak suara menggaruk yang keras.
Kasus Poltergeist Enfield dan Mackenzie
Dua kasus modern yang terjadi adalah "Enfield Poltergeist" dan "Mackenzie Poltergeist". 
Enfield Poltergeist adalah serangkaian kejadian poltergeist yang terjadi  di Inggris antara agustus 1977 dan september 1978, ditambah ledakan pada Agustus 1980. Fenomena itu terjadi di Enfield London utara disebuah rumah yang disewakan pada Peggy Hodgson, single parent dengan empat anak. Selama waktu tersebut, furnitur pindah sendiri, terdengar suara ketukan di dinding, mainan anak -anak dilemparkan dan menjadi terlalu panas jika disentuh, genangan air di lantai, angin dingin, serangan fisik, munculnya graffiti, malfungsi dan kerusakan pada berbagai peralatan, dan bermacam benda dilempar disekeliling rumah. Setelah mengunjungi rumah tersebut, George Fallows, seorang reporter senior untuk Daily Mirror, menyarankan agar Society for Psychical Research (SPR) dipanggil untuk menyelidiki.
Enfield Poltergeist
Serangkaian kejadian menegangkan pada sebuah kasus yang dikenal sebagai poltergeist Mackenzie (dan konon masih terjadi) pada 1999 di Greyfriars Kirkyard, Edinburgh. Peristiwa tersebut dipicu oleh seorang tunawisma yang bermalam di sebuah mausoleum milik Sir George Mackanzie yang meninggal pada 1691. Sir George Mackanzie selama hidupnya dikenal sebagai penganiaya haus darah dan aktivis Presbiteraian. Tunawisma tadi tidak sengaja membuat kerusakan di peti mati Sir Mackenzie, dan tiba-tiba ia berlari dan menjerit setelah menyaksikan terror di tempat tersebut. Ia ditemukan oleh polisi dalam keadaan mengigau. Sejak saat itu banyak fenomena aneh pada malam hari bermunculan di Kirkyard dan area sekitarnya.
Mackenzie poltergeist
 Rumah di sekitar terganggu oleh benda-benda yang berterbangan. Sedangkan pengunjung situs sendiri mengalami perasaan panas atau dingin yang ekstrim, menderita luka dan memar dari penyerang yang tidak diketahui, tenggorokan mereka dicekik, mantel mereka ditarik, bahkan mereka bisa tak sadarkan diri oleh kekuatan tak terlihat.

Penjelasan Fenomena Poltergeist
Jadi apa yang menyebabkan fenomena poltergeist? Selain pengakuan palsu dan berlebihan yang meskipun berlaku untuk beberapa kasus, tidak berarti berlaku untuk semua. Teori yang populer adalah poletergeist disebabkan oleh manusia, terutama gadis remaja. Para peneliti percaya bahwa remaja bermasalah secara tidak sadar memanipulasi obyek menggunakan psikokinesis, jenis energi yang dihasilkan otak. Manurut peneliti dari Pusat Penelitian Rhine Institut Parapsikologi di Duke University, Durham, North Carolina, aktivitas poltergeist adalah expresi fisik dari trauma psikologis.
Namun, penjelasan yang lebih natural sering menjadi penyebab dari fenomena poltergeist. Elektromagnetik Interference (EMI) telah ditemukan dibalik satu poltergeist. Dan ada peningkatan jumlah bukti yang menunjukkan bahwa hal itu bisa menjelaskan lebih banyak kasus.

Mungkin pengetahuan tersebut bisa membantu menjelaskan kasus poltergeist seperti pada Eleonore Zugun dan Carol Compton (baca manusia api). Namun ini tidak menjelaskan bagaimana daya yang dihasilkan cukup untuk memindahkan benda-benda seperti furniture yang berat, atau ruang mandi dengan bebatuan, membuat objek muncul entah dari mana, atau memulai kebakaran.
Ada juga sejumlah kasus poltergeist pada orang yang tidak memiliki masalah psikologis sama sekali, ada juga fenomena poltergeist pada sebuah keluarga yang bahkan tidak ada remaja sama sekali didalamnya. Lalu apa penjelasannya? Selain itu bahwa ada jutaan remaja bermasalah di seluruh dunia, tapi sebagian besar tersebut tidak menyebabkan aktivitas poltergeist. Peneliti lain telah menunjukkan bahwa entitas roh bertanggung jawab atas poltergeist. Namun  'roh' secara ilmiah tidak bisa diselidiki, meskipun ada rekaman suara yang menarik dari kasus poltergeist Enfield.


Namun, jika kita hitung, kejadian ekstrim yang diduga aktivitas poltergeist sendiri adalah berlebihan. Meskipun demikian, sampai sekarang belum ditemukan penjelasan yang cukup meyakinkan untuk fenomena poltergeist. Kasus-kasus poltergeist secara signifikan menunjukkan karakteristik yang serupa selama periode waktu yang sangat lama dan dalam budaya yang sangat berbeda. Keanehan dan ke-konsistennya mungkin membuat poltergeist menjadi misteri abadi yang tidak dapat dijelaskan.


Selengkapnya...